Perkenankan untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu, namaku: Adam Miftahul Huda. Nama yang terlalu bagus bagi seseorang yang dipanggil dengan sebutan “Mip” dan ingin dikenal sebagai “Mip Instant.”
Aku enggak pernah dinyatakan menang, berhasil, utuh, dan bagus. Oleh karena itu, aku mewujudkan suatu wadah yang kusebut sebagai Kalgaharu. Kalgaharu adalah kalah, gagal, hancur, dan rusak. Hanya 4 kata inilah yang sempurna untuk mendefiniskan kehidupanku. Bagiku, kalgaharu.my.id adalah penebaran jejak menuju puncak kejujuran. Mungkin sebagai salah seorang yang paling harus belajar banyak tentang keilmuan branding, aku memiliki banyak kesalahan, penasaran, dan keinginan untuk terus bertumbuh melalui saran maupun penelitian.
Terus terang, aku bingung sama keilmuan branding di seluruh dunia yang terus-menerus dikaitkan dengan komersialisme dan profesionalisme. Bingungnya itu bukan karena meragukan keilmuannya, justru yang kubingungkan bermuara pada pertanyaan ini, “apakah branding seeksklusif itu?”
Oleh karena itu, aku berusaha untuk mencari tahu keilmuan branding yang sesungguhnya dan mendokumentasikan hasilnya di kalgaharu.my.id. Berdasarkan ragam referensi pembelajaran dengan sudut pandang yang memiliki perbedaan sangat kontras satu sama lain telah kupelajari sejak tahun 2019, maka kesimpulan pertama sekaligus yang utama harus kudokumentasikan adalah fakta bahwa branding itu memiliki landasan dasar yang sederhana sekali, yaitu: Identifikasi. Jadi, apa pun yang ada kaitannya dengan identifikasi merupakan bagian dari keilmuan branding.
Tinggalkan Balasan